penyakit Kista

Penyebab Penyakit Kista

penyebab penyakit kista – penyakit kista merupakan penyakit yang banyak menyerang kaum wanita. Kista sendiri merupakan benjolan yang berisi cairan yang berada di indung telur. Penyakit kista ini sebenarnya merupakan penyakit tumor jinak, karena kebanyakan penanganannya tidak melalui operasi besar.

Kista non-neoplastik merupakan kista yang bersifat jinak atau tidak membahayakan biasanya akan menghilang dalam kurun waktu sekitar 2 hingga 3 bulan. Sedang neoplastik merupakan kista yang bersifat membahayakan dan dalam penyembuhannya harus di tangani oleh para medis hingga dioprasi, akan tetapi tergantung pada sifat dan ukuran kista tersebut. Sebagian besar penyakit ini tumbuh disebabkan perubahan kadar hormon pada saat produksi, pelepasan sel telur dari ovarium dan selama haid. Namun bagi anda yang pernah mengalami kista sebaiknya hati-hati walaupun penyakit tersebut sudah di tangani/oprasi, sebab penyakit tersebut dapat muncul kembali.

Menurut Dr. dr. T. Z.Jacoeb, SpOG-KFER, penyakit kista tidak hanya dapat tumbuh di ovarium atau indung telur wanita saja, tetapi juga dapat tumbuh di paru-paru, usus dan bahkan di otak. Penyebab penyakit kista kebanyakan ditimbulkan karena adanya polusi udara dan debu.

Penyebab penyakit kista juga bisa dikarenakan adanya dioksin dari asap pabrik dan pembakaran gas bermotor dapat menurunkan daya tahan tubuh manusia yang kemudian akan membantu tumbuhnya kista. Selain itu dari faktor makanan, lemak berlebih atau lemak yang tidak sehat akan mengakibatkan zat-zat lemak tidak dapat dipecah dalam proses metabolisme sehingga akan meningkatkan hormon testosteron menjadi salaha satu penyebab penyakit kista.

Ada 4 macam kista indung telur. Kista fungsional, dermoid, cokelat (endometriosis) dan kista kelenjar (cystadenoma). Sampai saat ini masih belum diketahui bagaimana terjadinya kista. Biasanya tumbuh sangat pelan dan sering terjadi keganasan pada umur lebih 45 tahun. Dari keempat kista ini yang paling banyak dan justru sering mengecil sendiri seiring dengan membaiknya keseimbangan hormonal adalah kista fungsional.

Jenis-Jenis Kista Ovarium Kista Fungsional
Terdiri dari kista folikel dan korpus luteum. Bila sel telur tidak bisa dilepaskan dari folikel (kantung ovarium/, dia akan menjadi kista folikel. Bila misalnya sel telur itu sudah dilepaskan, kista folikel yang tadinya bundar menjadi pecah, disebut korpus luteum (badan kuning/. Ketika wanita hamil, korpus luteum itu juga menjadi kista yang dinamakan kista lutein, ukurannya bisa besar 4-8 cm.

Kista lutein itu akan tumbuh pada hamil bulan-bulan pertama, selanjutnya dia akan menghilang karena fungsi hormonnya diambil alih oleh plasenta. Jadi, seandainya sewaktu memeriksakan kehamilan muda, dokter mengatakan ada kista 6 cm, jangan kaget. Mungkin itu kista yang berasal dari korpus Iuteum. Itu normal, bisa dipastikan nanti akan hilang pada kehamilan 3 bulan.

Kista Dermoid
Kista dermoid ini agak seram. Di dalam kista itu mengandung unsur seperti ada tulang, ada cairan seperti mentega, ada rambut, ada gigi geligi. Indung telur mengandung secara matang organ manusia dalam bentuk sel sebagai cikal bakal manusia.

Kadang-kadang dijumpai pada kedua ovarium, bila kista ini besar akan menimbulkan keluhan. Tumor ini sebenarnya jinak, tidak berbahaya sama sekali dan mudah diatasi dengan operasi. Jadi, kalau seorang wanita dioperasi ada kista dermoid, indung telur sisi lainnya harus diperiksa dengan teliti apakah ada kista yang sama atau tidak.

 

Kista Adenoma (Cystadenoma)
Kista ini juga sering dijumpai dan perangainya jinak. Kista yang berasal dari lapisan luar indung telur ini dapat tumbuh besar hingga mengisi rongga perut dan menekan organ tubuh lainnya. Cairan ini ada yang jernih-encer (serosum), dan ada yang kental.

Kadang-kadang kistd ini bisa menjadi ganas juga kalau dianggap banyak. Ada beberapa kelompok selnya yang memang berperangai ganas. Di kemudian hari, kelompok ini nanti berkembang terus akhirnya sebagian besar kista akan diisi oleh jaringan ganas. Permukaannya kista ini licin, warnanya agak putih kebiru-biruan dan isinya air.

Kista Endometrioma
Kista ini dihubungkan dengan penyakit endometriosis. Dinding kista ini mengandung jaringan seperfi endometrium (selaput lendir rahim) yang tumbuh mengikuti perubahan siklus hormon estrogen dan progesteron. Disebut juga kista coklat, karena cairan kista yang warnanya coklat kehitaman, berasal dari darah yang mengental dan membeku.

Endometriosis adalah kelainan jaringan yang berasal dari selaput lendir rahim pada organ atau jaringan di luar rahim. Jaringan rahim yang menyimpang ini tetap hidup, aktif dan menunjukkan aktivitas seperfi endometrium di dalam rahim. Akibatnya timbul perdarahan abnormal dan kram pada saat haid. Sel endometriosis yang aktif ini akan mengeluarkan darah haid setiap daur haid dan menimbulkan rasa yang amat sakit.

Multi Kista
Kedua ovarium membesar dan mengandung beberapa kista kecil-kecil. Kista ini bisa banyak 2, 3, atau 4. Kista ini biasanya berkaitan dengan masalah hormon. Ada kaitannya dengan wanita ini tidak teratur haidnya atau kadang-kadang tidak mens sama sekali 2 atau 3 bulan (amenorrhea).

Cirinya, wanita penderitanya inferfil, tidak bisa punya anak, obesitas, dan ada pertumbuhan rambut yang lebih banyak dari normalnya. Semua ini akibat pengaruh dari hormon.

Penyakit kista juga dapat dikatakan penyakit degeneratif atau keturunan. Jika orang tua atau nenek anda pernah menderita penyakit kista atau mioma, maka dapat dipastikan anda termasuk salah satu keturunan pembawa sifat penyakit kista.

Beberapa gejala timbulnya penyakit kista adalah rasa nyeri sewaktu haid, nyeri perut bagian bawah, sering merasa ingin buang air besar atau kecil, dan pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut. Dan jika kista pecah, misalnya saat berhubungan seksual, penderita akan merasa nyeri yang bertambah bila melakukan aktivitas fisik berat.

Penyebab penyakit kista sendiri belum ditemukan secara pastinya, namun ada beberapa pemberitahuan yang mengatakan penyebab penyakit kista disebabkan radikal bebas (polusi udara atau debu). Polusi udara yang terdapat dioksin akan menurunkan daya tahan tubuh sehingga akan membantu timbulnya penyakit-penyakit termasuk kista. Selain dari radikal bebas juga ada fakto lainnya, yaitu makanan yang mengandung lemak berlebihan (lemak tidak sehat) sehingga mengakibatkan zat-zat lemak tidak dapat dipecah dalam proses metabolisme dan akan meningkatkan hormon testosteron.

Informasi Solusi menghilangkan kista tanpa operasi

 

Keampuhan gamat mengusir tumor dibuktikan oleh Jaime Rodriguez dari Facultad de Quimica. Universidad de Santiago de Compostela, Spanyol. Periset itu menguji khasiat teripang terhadap penumpasan sel kanker limpa P-388. A-549 (kanker paru-paru). HeLa (tumor rahim), dan B-18-Fl (melanoma).

Untuk Pemesanan Klik Disini

 

 penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,  penyebab penyakit kista ,

 penyebab penyakit kista

 

Incoming search terms:

  • ciri kista mengecil
  • penyebab kista dermoid
  • jenis penyakit kista
  • penyebab kista
  • penyebab penyakit kista
  • penyebab ovarium lengket
  • Kista dan cirinya
  • penyakit kista ukuran 8 cm
  • penyebab ada kista dermoid
  • penjelasan kista multiple hati

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>